Senin, 02 Juni 2014

Puisi Budaya : Serojamu Hilang



SEROJAMU HILANG
                                                                                               
                                                                                                            Oleh: IKPPM Tarano

Warna keemasan yang mempesona
Terpancar dari wajah anggunmu
Terbias di setiap sudut jejakmu
Tapi, ku tahu itu semua palsu

Berdiri tegak laksana seroja seribu tangkai
Menebar aroma tak bernoda
Bagikan rasa tak berbisa
Tapi, ku tahu itu semua palsu

Aku menatap mu wahai samawaku
Penuh noda tak putih lagi
Pewarismu telah meninggalkanmu
Hingga warna tak serupa lagi

Biarkanlah semua rasa sesal tenggelam
Dari bayangan kelam kehidupan
Dari antek-antek anak rantauan tak bermoral
Dari taruna dadara yang mengganti seroja dengan parasit kehidupan

Kau sang predator yang bebas
Tak menatap akan tingginya tambora
Tak memegang erat serojamu yang bertahta
Hingga kau lepas, bebas, serojamu hilang

Kau laksana sang raja rimba yang kehilangan tahta
Bengis, menindas semua aliran nadimu
Keringat, nasehat, dan seribu bait do’a suci orantuamu
Tak lagi kau rangkul di setiap langkahmu

Serojamu hilang ...
Samawa terlumuri hitam yang pekat
Anak dungu bukan lagi rantauan
Kau sang raja rimba yang kehilangan tahta

Kau singa yang bebas disini
Bermain dalam untaian puisi penuh kebohongan
Pemburu maya tak berampun
Penebar noda dan nista kehidupan

Raja rimba, sadarlah ...
Serojamu tertanam diujung tingginya tambora
Jadi khas sejatimu dalam setiap sudut kehidupan
Kembalilah sebelum matamu tertutup selamanya.

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan Kuliah

Syaharuddin Al Musthafa