Foto Bersama Panitia UAS Semester Ganjil 2013 di Jurusan Pendidikan Matematika IAIN Mataram.

Syukuran Anak-anak Kos 27A Ketintang Surabaya 2013.

Acara Akad Nikah di Beleka - Praya Timur, 26 Januari 2014.

Acara Seminar Nasional Matematika di UNS Surakarta 2013.

Depan DTC Surabaya. Keliling Surabaya Bersama 3 Mahasiswa Pascasarjana UNS Surakarta. 2013.

Senin, 20 April 2015

Quis 2 Aljabar Abstrak

Jumat, 30 Januari 2015

Program Aplikasi Persamaan Garis Lurus Menggunakan Delphi

Program Aplikasi Persamaan Garis Lurus Menggunakan Delphi


Abstrak – Program aplikasi ini dibuat menggunakan Delphi. Program ini dibuat demi mempermudah perhitungan mengenai persamaan garis lurus, materi tersebut merupakan materi kelas VIII SMP. Program ini terdiri dari 9 form, form 1 dengan nama form Program Aplikasi Persamaan Garis Lurus, form 1 merupakan tampilan awal dari program aplikasi ini. Form 2 dengan nama Gambar dan Sifat, berisi jenis-jenis dan sifat-sifat persamaan garis lurus, serta gambar koordinat kartesius untuk persamaan garis lurus. Form 3 dengan nama Persamaan Garis dengan Gradien m dan Melalui Titik (x,y). Form 4 dengan nama Persamaan Garis yang Melalui Titik (x1,y1) dan (x2,y2). Form 5 dengan nama Persamaan Garis yang Sejajar dengan Garis y = ax + b dan Melalui Titik (x,y). Form 6 dengan nama Persamaan Garis yang Tegak Lurus dengan Garis      y = ax + b dan Melalui Titik (x,y). Form 7 dengan nama Jarak Titik (x,y) ke Garis  ax+by+c=0. Form 8 dengan nama Programer berisi identitas pembuat program (programer), dan terakhir form 9 dengan nama Selamat Datang yang merupakan halaman loading untuk masuk dan menggunakan program.

Kata Kunci: Persamaan Garis Lurus, Delphi.

Persamaan garis lurus atau juga disebut dengan persamaan linier yaitu persamaan yang variabel-variabelnya berpangkat satu. Persamaan garis lurus apabila digambarkan dalam grafik pada koordinat kartesius, maka memiliki nilai kemiringan atau yang disebut dengan gradien.
Menentukan Persamaan Garis dengan Gradien m dan Melalui Titik (x,y)
  y – y1 = mx – mx1
         y – y1 = m(x – x1)
Persamaan garis yang sejajar suatu garis yang telah diketahui melalui titik (x,y) memiliki gradien m1 = m2, dimana berlaku m = a. Sehingga untuk mencari persamaannya dapat menggunakan rumus:
          y = ax + b , maka m1 = a, sehingga m2 = m1 = a.

Persamaan yang akan dicari adalah y = mx + c, substitusikan nilai titik (x,y) ke persamaan tersebut untuk mencari nilai c. Kemudian substitusikan kembali nilai c ke persamaan y = mx + c untuk mendapatkan suatu persamaan yang sejajar dengan garis          y = ax + b yang melalui titik (x,y)


Program Aplikasi Bangun Ruang Sisi Lengkung Menggunakan Delphi

Program Aplikasi Bangun Ruang Sisi Lengkung
Agus Setiawan 1), Siti Hilmi Hajar 2)



Abstrak – Program aplikasi ini dibuat menggunakan Delphi, Dimana program yang kami buat tantang Bangun ruang yang lebih khusus yaitu bangun ruang sisi lengkung seperti Bola, Kerucut, dan Tabung. Dalam program ini yang kami cari luas dan volumenya dan dalam program ini terdapat 8 form dimana form yang pertama yaitu Pambukaan, tempat loginnya , menu utama, program tentang tabung, program tentang Bola, program tentang Kerucut, dan 2 form tentang programer.
*****
Jika sebuah bidang datar diputar mengelilingi suatu garis lurus  yang termuat pada bidang itu, maka ruas garis  yang terdapat dalam bidang itu akan membentuk suatu bidang lengkung yang disebut bidang putar. Jadi pada dasarnya bangun ruang sisi lengkung merupakan bangun yang terjadi apabila bangun datar diputar mengelilingi suatu garis lurus. Akibatnya sisi-sisi pembentuk bangun ruang sisi lengkung ini sebagian merupakan sisi lengkung. Hal inilah yang membedakan antara bangun ruang sisi datar dengan bangun ruang sisi lengkung. Namun secara umum sifat-sifat kedua bangun ruang ini adalah sama.
Bangun ruang sisi lengkung adalah bangun ruang yang memiliki bagian berupa lengkungan (selimut atau permukaan bidang). Bangun ruang sisi lengkung ada 3, yaitu Tabung, Kerucut dan Bola.

Bangun ruang sisi lengkung adalah bangun ruang yang memiliki bagian berupa lengkungan (selimut atau permukaan bidang). Bangun ruang sisi lengkung ada 3, yaitu Tabung, Kerucut dan Bola.
a.       Tabung
Adalah bangun ruang yang dibatasi oleh dua sisi yang kongruen dan sejajar yang berbentuk lingkaran serta sebuah sisi lengkung.
Ciri-ciri tabung:
1)      Memiliki tiga sisi
2)      Terdiri dari bagian tutup dan alas berupa lingkaran
3)      Selimut merupakan persegi panjang
4)      Memiliki 2 rusuk (sebagai tinggi di ujung)
5)      Tingginya berupagaris tegak lurus alas

b.      Kerucut
Kerucut adalah bangun ruang yang terjadi apabila segitiga siku-siku diputar dengan salah satu sisi siku-sikunya sebagai sumbu putar.
Criri-ciri kerucut:
1)      Bagian alas berbentuk lingkaran
2)      Selimut berupa juring
3)      Tinggi berupa garis tegak lurus alas yang terdekat menuju titik puncak
4)      Garis pelukis (s) berupa garis miring. S = akar kuadrat dari r kuadrat + t kuadrat

c.       Bola
Bangun ruang tiga dimensi yang dibentuk oleh tak hingga lingkaran berjari-jari sama panjang dan berpusat pada satu titik yang sama. Bola memiliki beberapa sifat diantaranya yaitu memilikin satu sisi berbentuk bidang lengkung atau selimut bola tidak memiliki rusuk atau titik sudut.

a.      Rumus Tabung
Untuk menghitung volume tabung di gunakan rumus:
V=πr2t
Keterangan:
V: Volume
r: Jari-jari
t: Tinggi
Untuk menghitung luas selimut dan luas permukaan Tabung digunakan rumus:
L=2πr(r+t)
Keterangan:
L: Luas
r: Jari-Jari
t: Tinggi
b.      Rumus Bola
Untuk menghitung Volume Bola digunakan rumus:
r3
Untuk menghitungLuas Bola digunakan Rumus:
L= 4πr2
c.       Rumus Kerucut
Untuk menghitung Volume Kerucut digunakan rumus:
  2t
Untuk menghitung Luas Kerucut digunakan Rumus:
L= πr(s+r)
Keterangan:
s= garis pelukis





Program Aplikasi Teorema Pythagoras Menggunakan Delphi

Program Aplikasi Teorema Phytagoras Menggunakan Delphi
1) Huswatun Hasanah,  2) Arie Junior Pratama
1)      xiipahuswatunhasanah@yahoo.co.id , 2) Kim.arie5075@gmail.com



Abstrak – Program aplikasi ini dibuat menggunakan Delphi dengan menggunakan 8 form dengan judul masing-masing sebagai berikut: form pertama: Login, form kedua: Cover, form ketiga: Judul Program, form keempat: Panjang sisi segitiga siku-siku, form kelima: Mengecek bilangan phytagoras, form keenam: Definisi dan Gambar, form ketujuh: Tabel phytagoras, form kedelapan: Biodata Programer.
*****

Dalam matematikateorema Pythagoras adalah suatu keterkaitan dalam geometri Euklides antara tiga sisi sebuah segitiga siku-siku. Teorema ini dinamakan menurut nama filsuf dan matematikawan Yunani abad ke-6 SMPythagoras. Pythagoras sering dianggap sebagai penemu teorema ini meskipun sebenarnya fakta-fakta teorema ini sudah diketahui oleh matematikawan India (dalam Sulbasutra Baudhayana dan Katyayana), YunaniTionghoa dan Babilonia jauh sebelum Pythagoras lahir. Pythagoras mendapat kredit karena ialah yang pertama membuktikan kebenaran universal dari teorema ini melalui pembuktian matematis.




Program Aplikasi Lingkaran Menggunakan Delphi

Program Aplikasi Lingkaran 2 ( Persamaan Lingkaran )
Ningsih Wahyu Ningsih 1), Wardatul Islamyah 2)



Abstrak – Program aplikasi ini dibuat menggunakan Program Borlan Delphi 7. Program Aplikasi Lingkaran dapat di gunakan dalam mencari persamaan lingkaran. Persamaan lingkaran yang berpusat di P(0,0), P(a,b) serta persamaan umum lingkaran. Dalam program terdapat penghitungan untuk mencari bentuk persamaan garis singgung lingkaran baik yang melewati titik (0,0) dan titik (a,b). selain itu program ini juga menyediakan materi mengecek posisi titik terhadap lingkaran. Program ini terdiri dari 7 form. Adapun isi dari masing-masing form diantaranya: Form pertama adalah form Login, form kedua Program Lingkaran 2 : dimana pada form ini merupakan form yang menampilkan identitas program, form ketiga: Pengenalan Materi, Form keempat : form program persamaan lingkaran. Dalam form keempat ini terdapat 3 New Page yang berisi program persamaan lingkaran yang berpusat di titik (0,0), titik (a,b) dan bentuk persamaan lingkaran. form kelima : form program bentuk persamaan garis singgung lingkaran dan terdapat dua New Page yang berisi program untuk mencari bentuk persamaan garis singgung lingkaran yang berpusat di (0,0) dan (a,b), form keenam : form program mengecek posisi titik terhadap lingkaran dan form ketujuh berisi Identitas Programer.
********
Dalam geometri Euklid, sebuah lingkaran adalah himpunan semua titik pada bidang dalam jarak tertentu, yang disebut jari-jari, dari suatu titik tertentu, yang disebut pusat. Lingkaran adalah contoh dari kurva tertutup sederhana, membagi bidang menjadi bagian dalam dan bagian luar.
Suatu lingkaran memiliki persamaan
(x - x_0)^2 + (y - y_0)^2 = R^2 \!
dengan R\! adalah jari-jari lingkaran dan (x_0,y_0)\! adalah koordinat pusat lingkaran.
Jika pusat lingkaran terdapat di (0,0) \!, maka persamaan di atas dapat dituliskan sebagai
x^2 + y^2 = R^2 \!
Bentuk persamaan lingkaran dapat dijabarkan juga menjadi bentuk
x^2 + Ax + y^2 + By + C = 0 \!
dengan \sqrt{\frac{A^2 + B^2}{4} - C} \! adalah jari-jari lingkaran dan (- \frac{A}{2}, -\frac{B}{2}) \! adalah koordinat pusat lingkaran. Bentuk persamaan tersebut dikenal sebagai bentuk umum persamaan lingkaran.






Program Aplikasi Vektor Menggunakan Delphi

Program Aplikasi Vektor Menggunakan Software Delphi
Solliala 1) dan Hasanah 2)


Abstrak – Program aplikasi ini dibuat menggunakan software Delphi 7. Dalam Program vektor ini terdapat 6 form, 1 form untuk login (masuk ke program), 1 form untuk Cover program, 2 form vektor ( yang terdiri dari vektor 2 dimensi dan vektor 3 dimensi), dan 2 form tambahan untuk (petunjuk dan programmer).

Vektor dalam matematika dan fisika adalah obyek geometri yang memiliki besar dan arah. Vektor jika digambar dilambangkan dengan tanda panah (→). Besar vektor proporsional dengan panjang panah dan arahnya bertepatan dengan arah panah. Vektor dapat melambangkan perpindahan dari titik A ke B
Vektor berperan penting dalam fisikaposisikecepatan dan percepatan obyek yang bergerak dan gaya dideskripsikan sebagai vektor.
Untuk mencari panjang sebuah vektor dalam ruang euklidian tiga dimensi, dapat digunakan cara berikut:
\left\|\mathbf{a}\right\|=\sqrt{{a_1}^2+{a_2}^2+{a_3}^2}

Untuk menormalisasi suatu vektor a = [a1a2a3], bagilah vektor itu dengan panjangnya ||a||. Jadi:
\mathbf{\hat{a}} = \frac{\mathbf{a}}{\left\|\mathbf{a}\right\|} = \frac{a_1}{\left\|\mathbf{a}\right\|}\mathbf{e}_1 + \frac{a_2}{\left\|\mathbf{a}\right\|}\mathbf{e}_2 + \frac{a_3}{\left\|\mathbf{a}\right\|}\mathbf{e}_3

Sebuah vektor dapat dikalikan dengan skalar yang akan menghasilkan vektor juga, vektor hasil adalah:
r\mathbf{a}=(ra_1)\mathbf{i}
+(ra_2)\mathbf{j}
+(ra_3)\mathbf{k}

Hasil dari a ditambah b adalah:
\mathbf{a}+\mathbf{b}
=(a_1+b_1)\mathbf{i}
+(a_2+b_2)\mathbf{j}
+(a_3+b_3)\mathbf{k}

Vektor satuan adalah vektor yang memiliki panjang 1 satuan panjang. Vektor satuan dari sebuah vektor dapat dicari dengan cara:
\mathbf{\hat{a}} = \frac{\mathbf{a}}{\left\|\mathbf{a}\right\|} = \frac{a_1}{\left\|\mathbf{a}\right\|}\mathbf{\hat{i}} + \frac{a_2}{\left\|\mathbf{a}\right\|}\mathbf{\hat{j}} + \frac{a_3}{\left\|\mathbf{a}\right\|}\mathbf{\hat{k}}

Download Program Aplikasinya disini.

Program Aplikasi Kesebangunan Menggunakan Delphi

Program Aplikasi Kesebangunan dan Kekongruenan Menggunakan Delphi
Yunita Susilawati 1)  Rosita Sari 2)
yunitasusilawati@rocketmail.com

Abstrak – Program aplikasi ini dibuat menggunakan Delphi yang bertujuan untuk mempermudah dalam mencari salah satu panjang sisi dari bangun datar seperti segitiga siku-siku, segitiga sembarang dan trapesium, serta dalam program ini tersedia gambar-gambar dari bangun datar tersebut. Program aplikasi ini terdiri dari 7 form yang dimana form pertama berisi program trapezium, form kedua berisi program segitiga sembarang, form ketiga berisi segitiga siku-siku, form keempat berisi menu utama, form kelima berisi login untuk masuk ke dalam program, form keenam berisi definisi kesebangunan dan kekongruenan, form ketujuh berisi identitas programmer.
Kata Kunci: kesebangunan dan kekongruenan bangun datar, Delphi.


Kesebangunan yaitu bangun-bangun yang memiliki bentuk yang sama dengan ukuran yang sama atau berbeda. Secara umum dua buah bangun datar dikatakan sebangun (similar) jika sisi yang bersesuaian mempunyai perbandingan yang sama.
Bangun-bangun geometri dikatakan kongruen (sama sebangun) jika dan hanya jika bangun-bangun itu mempunyai ukuran dan bentuk yang sama. Jadi bisa diingat betul bahwa kongruen adalah bentuknya sama dan ukurannya sama. Jika salah satu tidak memenuhi salah satu saja, maka bangun tersebut tidak kongruen.



Catatan Kuliah

Syaharuddin Al Musthafa