Senin, 06 Februari 2012

1001 RINTANGAN

Hari ini aku duduk dalam perjalanan yang cukup jauh, yakni mengejar cita-cita dan masa depanku. Di jauh sana, telah ku tinggalkan kekasih tercintaku. Tiap malam, mata ini tak ingin terkejap tanpa melewati bait-bait do'a untukku dan dirinya. Semoga hati dan cinta ini selalu utuh untuknya. Karena dia adalah tujuan akhir dari hidupku.
Aku berharap, segala rintangan dan hambatan yang akan menerpaku bisa ku tepis meskipun aku akan terjatuh. Tapi semangat untuk bangkit harus mendarahdaging dalam jiwaku agar kelak aku bisa mencapai puncak bersamanya, Sariatun Habibah.
Yah, itulah sosok wanita yang dalam harapan dan impianku selalu tertuju hidup bahagia bersama dia. Berbagi suka dan duka, demi tujuan mulia yang telah ku ukir dalam jejak langkahku bersamanya.
Tak peduli apa kata dunia, yang jelas aku dilahirkan hanya untuk dia.

Reaksi:

1 komentar:

Catatan Kuliah

Syaharuddin Al Musthafa