Rabu, 08 Februari 2012

PENGOBATAN HERBAL

Perbedaan pengobatan herbal dan pengobatan kimia sintetis…

Pengobatan herba (herbalogi) berbeda dengan pengobatan kimia sentetis,baik secara prinsip maupun  praktis,diantara perbedaan tersebut ialah:
  1. Pengobatan kimia sentetis  berasal dari barat sedangkan pengobatan herba berasal dari timur (asia)
  2. Pengobatan kimia sentetis memahami penyebab penyakit adalah virus,bakteri dan pathogen (mikrooranisme pembawa penyakit) sedangkan menurut perobatan herba penyebab penyakit adalah lemahnya system imuniti (daya Tahan tubuh)
  3. Pengobatan kimia sentetis mengunakan bahan-bahan kimia atau bersifat anorganik sebagai obat,sedangkan dalam pengobatan herba murni digunakan obat-obat alami alami (natural) dan bersifat probiotik
  4. Tingkat keterserapan obat-obatbkimia adalah 50%-70%,sedangkan obat-obat herba mencapai 90%, artinya butiran obat kimia sentetis lebih kasar di banding pengobatan herba.
  5. Obat kimia sentetis Menurunkan imunitas tubuh sedangkan herba meningkatkan imunitas tubuh
  6. Kimia sentetis mengobati gejala penyakit sedangkan herba bersifat holistic (menyeluruh) mengobati sumber penyakit.
  7. Kimia sentetis menimbulkan efek samping sedangkan herba tidak menimbulkan efek samping ( mengandung vitamin,mineral,dan nutrisi.
  8. Memiliki kesan lebih cepat tetapi desktruktif (merusak) sedangkan herba memiliki kesan lambat tetapi konstruktif (membangun)
  9. Kimia sentetis pengobatan nasrani sedang kan herba pengobatan tibbun nabawi.
 Seperti pengakuan para ahli kedokteran medis,hasil penelitian yang mereka lakukan terhadap kelemahan yang terdapat dalam pengobatan kimia sentetis adalah:
  1. Dr.paavo airola sesorg dokter dari amerika yang mengatakan bahwa semua obat ‘dadah’ (kimia sentetis) menyebabkan efek samping yang sangat berbahaya,dengan perkiraan yg sangat rendah,sekurang2nya 10% dari semua penyakit yang di obati dengan obat kimia mengakibatkan penyakit sampingan lain.
  2. Dr.ivan illich dalam bukunya “limit to medicine” (1926)t,  mengatakan bahwa kerusakan yang di timbulkan oleh obat terhadap kesehatan individu dan populasi selama ini telah menjadi kerusakan serius.
 
Waktu penggunaan (konsomsi) herba
Herba hendaklah di konsumsi pada waktu perut kosong dan sebaiknya 30 menit sebelum makan. Pengambilan dalam bentuk rebusan lebih baik jika herba berasal dari kayu keras. Hal itu di sebabkan proses mendidih pada saat di rebus,akan memecah dinding selulosa,sehinnga kandungan bahan aktif dari herba yang bersangkutan dapat di serap,terkecuali jika herba dari jenis bunga,daun,atau dari jenis algae (ganggang) yang tidak mempunyai dinding selulosa seperti spirulina.

Fitoterapi 

Daun katuk
  • Melancarkan air susu ibu (ASI)
  • Menyembuhkan  bisul,demam,dan darah kotor
  • Membangkitkan vitalitas seks
  • Mencegah osteoporosis
  • Paling tinggi kandungan vitamin C
  • Senyawa utama tubuh untuk pembuatan kalogen (protein berserat pembentuk jaringan ikat pada tulang), pengangkut lemak,pengangkut electron,pemacu gusi yang sehat,pengatur  tingkat kolestrol, serta pemacu imunitas,juga untuk penyembuhan luka dan meningkatkan fungsi otak agar dapat bekerja maksimal.
  • Sumber vitamin A yang cukup baik.
  • Memiliki kadar kalsium yang tinggi
  • Kaya senyawa yang dapat meningkatkan mutu jumlah sperma,serta membangkitkan vitalitas seksual.
 Daun mint
  • Untuk kecantikan,karna memiliki sifat anti gatal dan kaya vitamin A
  • Membersihkan minyak pada wajah dan mengatasi jerawat
  • Mengandung asam salisilat yang mengangkat sel kulit mati
  • Menyegarkan nafas,menghindari bau mulut
  • Mengobati sakit perut dan memperbaiki system pencernaan. Mint membantu otot pencernaan untuk rileks dan mengatasi keram.
  • Meredakan sindrom usus dan sembelit.
  • Menurunkun suhu tubuh
  • Mengandung vitamin C, provitamin A,fosfor,besi,kalsium dan potassium
  • Penghilang rasa lapar.
Daun sirsak
  • Mengobati aneka kanker (kanker serviks,payudara,prostat,kolon,paru,dll
  • Menambah kekebalan tubuh dan mencegah asam surat
  • Bagi pria,daun sirsak menambah jumlah dan memperkuat sperma
  • Mengeliminasi radikal bebas
  • Menyembuhkan peradangan dalam tubuh,misalnya radang tenggorokan,usus,pencernaan,ambeien,dll
  • Meningkatkan stamina
  • Mengatasi bronchitis
  • Menyembuhkan tumor,infeksi,dan diabetes
  • Menurunkan darah tinggi dan kolesterol
  • Membuang racun dari dalam tubuh
  • Mengatasi hepatitis,liver,batuk
  • Relaksasi dan deep sleeping.
  • Menurunkan demam,anti kejang
  • Mengatasi keputihan,asma dan cacingan
Pegagan (bebele)
  • Meningkatkan kecerdasan,kemampuan mental,meningkatkan IQ serta meningkatkan kemampuan syaraf memori.
  • Menyembuhkan luka,asiaticoside yang memperkuat zat antilepra dan penyembuh luka yang luar biasa,saponin yang dimlikinya mampu menghambat jaringan bekas luka yang berlebihan.
  • Mencegah dan mengobati :penyakit lepra,TBC,campak,amandel.hepatitis,cacingan,demam,darah tinggi,wasir,liver,bisul,mimisan.
  • Meningkatkan system ketahanan dan kekebalan tubuh
  • Membersihkan dan memperlancar aliran darah
  • Memperlancar air seni
  • Mencegah varises
  • Menurunkan gejala stress dan depresi.
Daun cincau
  • Penurunan panas (demam)
  • Mengatasi panas dalam
  • Mengatasi sakit perut,diare,sembelit,perut kembung.
  • Mencegah gangguan pencernaan
  • Kaya mineral terutama kalsium dan fosfor
  • Membersihkan organ pencernaan dari zat karsinogen penyebab kanker
  • Senyawa dimetil-1 dimetoidida mengendurkan otot
  • Mencegah penyakit seperti diabetes mellitus,jantung,stroke.

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan Kuliah

Syaharuddin Al Musthafa